Nasihat Bijak Tony Ansell untuk Penjudi Bola, BandarQQ, Poker, Dll.


Di ranah judi BandarQQ online, nama Tony Ansell memang tidak santer walaupun ia terjun di dunia judi sebagai bandar bola. Dalam majalah FourFourTwo, ia mengungkapkan tentang fakta menarik judi dan dunia olahraga khususnya bola. Sebelum itu, mari kita kuak sedikit tentang Tony Ansell.

Judi dan Matematika

Sebelum terjun sebagai bandar bola, Tony Ansell berprofesi sebagai akuntan dengan penghasilan 75 ribu pounsterling per tahun. Namun kariernya tersebut ditinggalkan demi impiannya menjadi berjudi bola. Ya, anda tidak salah membaca, ia memang bermimpi menjadi pemain judi bola.

Dan untungnya Ansell beruntung, karena terdapuk sebagai bandar judi bola internasional. Ia mengungkapkan bahwa seorang bandar wajib hukumnya memiliki kemampuan matematika yang baik. Tidak bisa dibantah lagi, kemampuan matematikanya jauh di atas rata-rata orang biasa. Itu dipengaruhi pekerjaan sebagai akuntan.

Nah, untuk bisa memenangkan judi bola, ia melogiskan judi dengan kalkulasi matematika yang cermat. Ia berujar, “Buatku, perjudian lebih dari sekadar angka-angka. Makin kusadari, angka-angka ini memberiku keuntungan.”

Apa yang dikatakan Ansell tentang judi dan matematika bukanlah isapan jempol. Sebelum ia bicara di majalah FourFourTwo, industri judi dunia geger dengan kemunculan MIT Blackjack Team dan Edward Thorp.

2. Tuan Rumah Diuntungkan

Menurut Ansell, tuan rumah (tim sepak bola yang menggelar pertandingan) dan bandar judi akan diuntungkan secara statistik jika tim yang berlaga berasal dari liga besar. Apalagi tim yang berlaga merupakan tim besar yang difavoritkan banyak pecinta sepak bola. Dan keuntungan bandar turun jika judi BandarQQ diterapkan pada liga kedua, ketiga, dan seterusnya.

Ansell juga mengetahui fakta saat mulai terjun berjudi di divisi tiga Liga Inggris bahwa peluang menang antara tim tandang dan tim kandang itu tipis jika berada di Liga Premier. Lebih-lebih pertandingan menampilkan dua tim besar, tim tandang umumnya mendapatkan angka 9/4 daripada tim tamu.

3. Jangan Jadi Penjudi Nekat

Sebagai bandar judi yang sudah makan asam garam di industri judi profesional, Ansell memberi satu nasihat: jangan pernah menjadi penjudi nekat kalau ogah bangkrut! Selain itu, ia juga mengingat agar para penjudi untuk lebih memperhatikan tim besar ketimbang tim kecil. Lebih baik meletakkan satu taruhan pada tim besar dengan risiko besar dan keuntungan besar, daripada membagi taruhan pada tim-tim kecil dengan risiko kecil dan keuntungan kecil.

Ia juga membagi trik kecil untuk tidak mencoba menjadi penjudi idealis anti-mainstream. Penjudi harus harus memiliki alasan kenapa memilih keputusan berbeda dibanding lainnya. Kecuali, ia mengetahui kemenangan sebuah tim lebih dulu.

Hal terakhir yang ia sampaikan adalah agar tidak memasang taruhan pada judi bola dan BandarQQ sebelum liga dimulai. Penjudi perlu mengkalkulasi pertandingan pramusim satu tim, kemudian dianalisisnya. Jadi tidak sekadar melihat komparasi kekuatan kedua tim yang mau tanding.[]

Ayo gabung bersama vipjudi99.com , situs judi terbaik di Indonesia